Doa Tak Terucapku

Tak terasa sdh seminggu di pembaringan...

vonis dokter tuk istirahat..memaksaku tuk rindu

aktivitas hari2ku..

pagi..bermacet2 ria

trus sok sibuk kerja depan komp..but ngeblog

malam ke warnet...tuk blajar ngeblog

hatsyii..

mmm..

tak terasa...hrs kuhitung sendiri di pembaringan

4...3...2...1.......2 0 0 7 horeeeeeee..

teriakku tanpa suara...

doa tak terucapku di awal tahun ini

semoga Kau berikan aku kekuatan tuk bisa merubah diri...

semoga Kau berikan jodohku hidayah tuk menemukanku..

Jauhkan sifat2ku yg disenangi temanku tapi Kau membencinya..

dan..

semoga ku masih bisa berdoa lagi....

1 comment:

  1. Anonymous4:17 PM

    syaakit yaah...ga enak buanget tuh...dah istirahat yg banyak yaah...paling ga enak mang lagi banyak kesibukan gini, trus sakit..bye..cepat ke kantor

    ReplyDelete

I have lived in Tamalanrea for 26 years..never leave it even one second, but to travel to others city was just my dream. On one second a chance come to me and I make a decision to catch the chance..Finally I found my self in some cities. Coming with my new desire to learn writing, a mixture occured. Try to write what I feel, see, taste, hear, with not enough experience in writing..

bookOnreading

bookOnreading
"Settingan tahun 1941 di sebuah daerah transmigrasi di Amerika. Dikaki pegunungan Allegheny yang terpencil itu terbentang kota Hyde Bend. Jantungnya adalah sebuah kilang baja; tulangnya, komunitas imigran Polandia yang rapat yang mendiami kota tersebut; dan darahnya, keyakinan Katolik mereka yang keras. Tetapi dalam jiwa kota itu terkubur rapat-rapat sebuah rahasia berbahaya yang mengelilingi kematian seorang pendeta yang sangat dipuja. "

postOn

commentOn

Name :
Web URL :
Message :

chatOnme

dewOnstreet

activityOndisblog